Ayo Bersama Cegah Leptospirosis

10 Oktober 2025
Eka
Dibaca 36 Kali
Ayo Bersama Cegah Leptospirosis

Murtigading (10/10/25). Musim hujan sering kali membawa berbagai risiko penyakit, salah satunya leptospirosis, yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang banyak ditemukan pada air atau tanah yang tercemar urine (air kencing) tikus. Penyakit ini dapat menyerang manusia dan menimbulkan gejala berat, bahkan berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari urine tikus yang mencemari air, lumpur, atau genangan. Penularan terjadi ketika bakteri masuk ke tubuh melalui luka di kulit, mata, atau mulut, terutama saat seseorang berkontak dengan air banjir, selokan, atau tanah yang terkontaminasi.Penyakit ini banyak muncul setelah banjir atau saat curah hujan tinggi, karena air yang tergenang menjadi tempat tikus berkeliaran dan meninggalkan kotoran.

Penderita leptospirosis umumnya mengalami gejala seperti:

  • Demam tinggi mendadak

  • Sakit kepala dan nyeri otot (terutama betis)

  • Mata kemerahan

  • Mual, muntah, atau diare

  • Kulit dan mata menguning (tanda gangguan hati)

  • Dalam kasus berat, dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau paru-paru

Apabila mengalami gejala tersebut setelah kontak dengan air banjir atau lumpur, segera periksa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan dini.

Untuk mencegah penularan leptospirosis, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Gunakan alas kaki dan sarung tangan saat bekerja atau beraktivitas di area yang lembap, berlumpur, atau tergenang air.

  2. Hindari bermain atau berendam di air banjir.

  3. Cuci tangan dan kaki dengan sabun setelah bersentuhan dengan air atau lumpur.

  4. Jaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar rumah dan saluran air.

  5. Simpan makanan dan minuman dengan tertutup rapat agar tidak terkontaminasi tikus.

  6. Lakukan gotong royong membersihkan lingkungan agar tidak menjadi sarang tikus.

Pemerintah Kalurahan mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada terhadap bahaya leptospirosis, terutama di musim hujan. Kegiatan bersih lingkungan dan pengendalian tikus perlu dilakukan secara rutin melalui kerja bakti dan edukasi kesehatan bersama petugas puskesmas. _ek

 

sumber: Puskesmas Sanden